Hajimemashite....... o(〃^▽^〃)o
Halo para pembaca blog terhormat, perkenalkan namaku Asma Dwi Putri Irianti, berasal dari kota Malang walau kota Malang bukan kota kelahiranku, dan sekarang (2014) sedang menempuh kegiatan menjadi mahasiswa semester satu di Universitas Muhammadiyah Malang.
Ngomong-ngomong, mungkin ada yang bertanya, kok judul postku pakai tulisan jepang ya ?
padahal aku berasal dari Indonesia dan kemungkinan bakalan ngepost banyak tentang Indonesia,
ɿ(。・ɜ・)ɾ . . .?
Hoho, tentunya bukan karena saya tidak menyukai bahasa Indonesia, atau mungkin aku seorang otaku berat... bukan, ya saya pakai huruf jepang pada sebagian kata karena saya ingin mengasah kembali kempuan berbahasa jepang... soalnya waktu SMA saya masuk ke jurusan bahasa dan mendapat pelajaran bahasa jepang.
Untuk judul di atas [ジョー娘] itu bacanya " Joe-Hime " atau " Joe- Masume "
masume dan hime artinya sama-sama Putri, dan Joe adalah nama samaran atau nicknameku di dunia maya, terutama game.
Kenapa aku milih Joe ( ؔ⚈͟ ◡ ؔ⚈͟ ๑)…ン? karena Joe itu singkatan kata yang aku singkat dari kata Joker. Saya suka sekali joker, tapi bukan joker yang di batman yang jahat-jaahat gitu. Aku punya presepsi sendiri tentang joker dan cerita tersendiri
Di Imajinasiku, Joe adalah seorang joker atau pelawak di dunia sirkus, sejujurnya dia tersiksa akan keadaan sirkus yang cukup kejam.setiap hari hanya makan 2 kali itupun hanya sepermpat nasi di piring, lauknyapun kadang ada kadang tidak. Karena joe adalah anak yatim piatu dan anak buangan dari pemerintahan, akhirnya ia berusaha bertahan penjadi seorang joker di sirkus itu. Orang-orang yang melihatnya saat tampil, berpikir kalau Joe adalah anak yang paling bahagia di sirkus itu karena selalu tersenyum dan memberikan bahan lelucon. Bahkan sebelum sampai sesudah sirskus selesai, joe selalu tersenyum ke pelanggan dan memberi guyonan kecil agar pelanggan bisa betah dan senang ke sirkus tersebut. Tapi senyuman itu hanyalah topeng belaka yang ia kenakan saat ia bersama penonton-penonton sirkus, tapi saat semua sudah berakhir, berakhir juga topeng tersbut.
Hingga suatu hari, joe jatuh cinta pada seorang pria yang merupakan salah satu pelanggan tetap penonton sirkusnya. Joe dekati....dekati....hingga akhirnya mereka menjadi sepasang kekasih. 4 bulan berjalan, hingga akhirnya sirkus tersebut akan bersiap pindah ke kota lain karena sudah 1 tahun menetap di kota itu. dalam 5 hari lagi sirkus itu akan berpindah dari Prancis ke Jerman. Saat hendak pergi, Joe mencari bunga abadi yang ada di kota itu. 1 malam, 2 malam, 3 malam, hingga 4 malam, akhirnya Joe menemukan bunga abadi itu dan akan memberikannya ke kekasihnya. Tapi apa daya, kenyataan berbeda. Joe melihat kekasihnya bersama orang lain. Kekasih Joe yang melihat Joe membawa bunga itu hanya bisa mendatangi Joe dengan berkata maaf. Joe tersenyum dan hanya berkata "Aku tidak apa, asal kamu bahagia, akupun ikut bahagia." Setelah berpamitan dan memberi bunga abadi itu kepada kekasihnya, Joe kembali dengan hati yang sangat terluka tapi dengan memasang wajah gembira. Wajah gembira itu hanyalah topeng, tapi sebenarnya ia bersedih. Seorang kekasihnya yang sudah dianggap keluarganya sendiri sudah tidak bersamanya lagi, baik fisik maupun perasaan. Sekarang dan selamanya, Joe tetap akan menghibur penonton dengan wajah yang gembira, walau saat ia teringat mantan kekasihnya itu, ia akan remuk kembali.
(ー△ー;) huhu, lebay ya ceritaku ? huhu, namanya juag versi imajinasiku, walau mainstream, tapi inni versi imajinasi sejak aku kelas 1 SMP lho....